P4GN, KODIM 1612/MANGGARAI GELAR SOSIALISASI DAN TES URINE

Kegiatan Sosialisasi P4GN Oleh Dinas Kesehatan Kepada Anggota Kodim 1612/Manggarai


kodim1612.blogspot.com--Guna memberantas penyalahgunaan Narkoba di lingkungan Prajurit, Kodim 1612/Manggarai gandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai laksanakan kegiatan sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Makodim 1612/Manggarai. Selasa (18/6/19).

Sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kali ini dilakukan oleh Kodim 1612/Manggarai di triwulan kedua tahun 2019 dengan mendatangkan tim dokter dari Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, dr. Ruth Mutiara Angelina Manulang dan dr. Maria Sarche Kuna melalui penyuluhan dan pemeriksaan urine kepada prajurit Koramil yang ada di jajaran Kodim 1612/Manggarai.

Selain Prajurit dan PNS, kegiatan penyuluhan ini juga diikuti oleh anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cab. XVII Kodim 1612/Manggarai.
“Pemeriksaan Narkoba bagi anggota dilakukan untuk menindaklanjuti instruksi pimpinan yang menyatakan perang dan berkomitmen memberantas narkoba," Jelas Dandim 1612/Manggarai, Letkol Inf Rudy M. Simangunsong, S. Sos. di aula Makodim. Senin (27/5/2019). Siang.

Dandim dalam sambutan pembuknya juga menyampaikan pengetahuan tentang aspek kesehatan adalah sebuah kebijakan. TNI AD terkait masalah Narkoba sudah jelas, bahwa tidak ada toleransi sama sekali dan sanksinya adalah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai anggota TNI, sehingga harapan kita harus rutin untuk mensosialisasikan tentang narkoba dan tidak ada anggota yang mendekati barang haram ini apalagi sampai bergelut didalam bisnis haram ini, pengedar, red. Dindim melanjutkan narkoba ini bisa merusak dan menghancurkan masa depan bangsa sekaligus generasi masa depan kita, jadi kalau kita belajar sejarah banyak bangsa-bangsa yang 'hilang' karena suatu penyakit, bencana alam, peperangan, namun sekarang dikarenakan narkoba.
 

dr. Ruth mengatakan data dari BNN bahaya dari narkoba itu sendiri yang baru ketahuan penggunaannya itu ada 4,2 juta jiwa sekitar 2,8% dan itu dari usia 10 sampai 59, sejauh ini untuk provinsi NTT sendiri sudah banyak contoh kasus tentang peredaran narkoba.

Usai kegiatan penyuluhan dilakukan kegiatan tes urine kepada beberapa anggota Kodim 1612/Manggarai yang dipilih secara acak, dari hasil tes, tidak ditemukan adanya anggota yang mengkonsumsi narkoba atau hasilnya negatif. (Ucg)
LihatTutupKomentar