PANEN PERDANA BUAH SEMANGKA DAN MELON DI DEMPLOT KETAHANAN PANGAN HOLTIKULTURA KODIM 1612/MANGGARAI

kodim1612.blogspot.com--Kota Ruteng adalah Ibu Kota Kabupaten Manggarai yang memiliki udara sangat dingin karena letaknya yang cukup tinggi dikisaran 1.188 meter DPL. Dengan keadaan cuaca yang dingin tentunya akan sulit membudidayakan buah-buahan dengan jenis seperti semangka dan melon, karena buah-buahan ini umumnya tumbuh baik pada daerah dataran rendah.

Namun di tangan anggota Kodim 1612/Manggarai dan atas dasar inisiasi Dandim 1612/Manggarai Letkol Inf Rudy Marjiano Simangunsong, S. Sos. Terbentanglah sebuah lahan Demplot Ketahanan Pangan Holtikultura di lahan seluas kur\ng lebih 2 hektar. 

Bupati Manggarai Saat Lakukan Panen Perdana Buah Semangka di Demplot Ketahanan Pangan Kodim 1612/Mgr

Selain jenis tanaman seperti cabai rawit, cabai keriting, tomat, terong, peria atau pare, labu kuning serta jagung di lahan tersebut, Kodidm 1612/Manggarai juga mencoba membudidayakan buah semangka dan melon.

Berkat usaha dan kerja keras, akhirnya pada hari Kamis, (8/8/19) anggota Kodim 1612/Manggarai memanen buah semangka dan melon perdana di lahan Demplot Percontohan tersebut. Kegiatan panen perdana dihadiri oleh Bupati serta Wakil Bupati Manggarai DR. Deno Kamelus, S.H. M.H. dan Drs. Viktor Madur, Dandim 1612/Manggarai Letkol Inf Rudy M. Simangunsong, S. Sos, Penjabat Sekda Kabupaten Manggarai, Kepala Bandara Frans Sales Lega Ruteng, Pimpinan BUMN dan Pimpinan OPD Kabupaten Manggarai, Kasdim 1612/Manggarai, Danramil 1612-01/Ruteng, Pasiter Kodim 1612/Manggarai, anggota Kodim 1612/Manggarai serta warga sekitar. 

Buah semangka dan melon yang ada di Demplot Kodim 1612/Manggarai setelah dipetik dan dipanen, ternyata memiliki rasa yang sangat manis tidak kalah dengan semangka dari daerah dataran rendah.
Bupati Manggarai pada kesempatannya mengatakan pihaknya sedang menyusun konsep perencanaan pengembangan serta budidaya buah semangka dan melon untuk bisa menghasilkan beberapa tahun kedepan, hal ini juga penting kita kombinasikan antara pendekatan serta ilmu pengetahuan dan praktek, ungkapnya. 

Lebih lanjut, Simantri ini merupakan sebuah pendekatan dimana kita menghasilkan sebuah produk, tentunya harus kita hitung dampak-dampak inputnya, untuk ukuran desa tertinggal berkaitan dengan sumber daya manusia, kesehatan, pendidikan serta ekonomi, jadi kita bisa lihat indikator itu semua, konsep kita berkaitan dengan pengembangan holtikultura membetuk tim untuk program Simantri melalui Kodim 1612/Manggarai, kita bisa memetik melon pada pagi ini, itu semua berkat kerja keras dari Dandim beserta anggotanya, bahwa buah melon dan semangka bukan saja bisa ditanam di daerah dataran rendah tetapi bisa juga ditanam di daerah dataran tinggi, pungkasnya
Dandim 1612 Manggarai, di lokasi mengatakan, pihaknya sangat serius memberi perhatian terhadap hortikultura di Kabupaten Manggarai.

"Ini berkat kerja keras, saat penggarapan awal memang cukup sulit. Puji Tuhan, usaha kami tidak sia-sia. Hasilnya sudah mulai tampak," ungkapnya. (Ucg)




LihatTutupKomentar