Kodim 1612/Manggarai Bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Melaksanakan Pembagian BLT Dari Kementrian Sosial RI


Kodim 1612/Manggarai Bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Melaksanakan Pembagian BLT Dari Kementrian Sosial RI

Komandan Kodim 1612/Manggarai Menyarahkan BLT Secara Simbolis
kodim1612.blogspot.com--Pada hari Sabtu tanggal 9 Mei 2020 pukul 07.30 wita bertempat di Kantor Kelurahan. Golo Dukal Jalan. Nampar Alo Kelurahan. Golo Dukal Kecamatan. Langke Rembong Kabupaten. Manggarai di laksanakan pembagian BLT dari Kementerian Sosial RI terkait dampak virus Corona (Covid-19), berjumlah 229 orang, turut hadir dalam pembagian BLT dari Kemensos RI antara lain DR Deno Kamelus SH MH (Bupati Manggarai), Letkol inf Rudy M Simangunsong S.sos (Dandim 1612/Manggarai), Matias Masir S.pd (Ketua DPRD Kabupaten Manggarai), Ibu Yeni Veronika SH (Anggota DPRD Provinsi NTT), Drs Rafael Ogur (Kadis Sosial Kabupaten Manggarai), Drs Daniel Baru (Camat Langke Rembong), Yohanes Adican Bandur,S.IP (Lurah Golo Dukal), AKP Mateus Anus SH MH (Kabag ops Polres Manggarai).

Dalam menghadapi dampak corona virus (covid-19) pemerintah sudah mengambil beberapa keputusan yang sangat membantu warga dalam menghadapi dampak corona virus, salah satu yang sedang gencar dilaksanakan adalah Bantuan Lansung Tunai (BLT), bantuan tersebut dapat berupa sembako dan uang tunai dalam kegiatan tersebut diatas jumlah BLT yang akan diterima warga pada tahap pertama ini sebesar Rp 600.000,- jumlah KK yang akan menerima bantuan BLT sejumlah 229 KK untuk Kelurahan. Golo Dukal.

Selama proses pembagian BLT tetap melaksanakan prosedur Social Distancing yaitu mencegah agar tidak terjadi kerumunan untuk tetap menjaga pencegahan penyebaran virus corona, anggota yang berjaga di tempat pelaksanaan pembagian BLT tersebut terdiri dari anggota Kodim 1612/Manggarai dan Polres Manggarai.

Warga masyarakat merasa senang dengan adanya BLT tersebut, dapat meringankan beban kebutuhan rumah tangga karena dampak dari corona virus tersebut adalah banyak warga yang kehilangan mata pencaharian, banyak terjadi PHK dimana-mana.(Ucg)
LihatTutupKomentar