MUSYAWARAH PERMASALAHAN TANAH, SERTU JOAO MAU LETO LAKUKAN PENDAMPINGAN

Suasana Sidang Adat Penyelesaian Sengketa Tanah di Kantor Desa Nampar Sepang. (12/2/19)
Kodim1612.blogspot.com--Permasalahan sengketa tanah di wilayah Kodim 1612/Manggarai merupakan permasalahan sosial yang kerap terjadi dan menjadi semacam sebuah tradisi, masalah tanah seperti tidak pernah habis-habisnya. Salah satu terjadi di Golo Kelit Wae Nambas, Desa Nampar Sepang, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.

Guna mencari jalan keluar terbaik serta adanya keputusan yang berujung pada perdamaian serta tercipta kondisi wilayah yang aman serta kondusif, pemerintah setempat berinisiatif memfasilitasi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara ‘perdamaian adat’ serta mengundang kedua pihak yang bersengketa yakni antara Sdr. Usman Hadi 63 tahun, Islam, Kampung Rawuk Desa Nampar Sepang dengan Sdri Mu'mina, 59 tahun, Islam, Kampung Lhokleson,  Desa Nampar Sepang untuk duduk satu meja mencarikan solusi secara musyawarah dan acara adat. 

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Babinsa Koramil 05/Elar Sertu Joao Mau Leto  besama anggota Bhabinkamtibmas melaksanakan pendampingan proses mediasi secara adat yang dipimpin oleh Kepala Desa Nampar Sepang. Selasa, (12/2/19). Siang.

Setelah mendengar arahan dari ‘hakim perdamaian adat’ tingkat Kecamatan Sambi Rampas tentang masalah tanah sawah yang disengketakan, kedua belah pihak sepakat menerima urusan tanah sawah dengan beberapa poin kesepakatan.

Sertu Joao Mau Leto mengucapkan terima kasih kepada kedua belah pihak beserta keluarga yang dapat menyelesaikan permasalahan tanah ini dengan perdamaian dan bersikap persuasif serta tidak mengedepankan ego masing-masing, "Kita berharap kerjasama masyarakat dalam penyelesaian masalah ini. Kalau ada permasalahan tanah maupun permasahan lainnya, hendaknya warga dapat menyelesaikan dengan baik, tanpa adanya tindakan kekerasan dan keributan, dengan demikian kita telah bersama-sama ikut serta dalam upaya menjaga keamanan wilayah kita," harapnya secara singkat. (Ucg)

LihatTutupKomentar